- 7:52 am - Mon, Feb 11, 2013
- 1 note
Kenapa kebanyakan developer Android dibanding iOS?
erdhee:
Well, sebelumnya gue disini berdiri mewakili developer iOS yah.. Hehe.. Iya, gue seorang developer iOS sejak awal tahun 2010 lalu sampe sekarang dan bener2 cuma handle iOS doang, gak untuk platform lain dan gue emang pake Objective-C untuk bahasa pemrogramannya di Xcode tentunya.. *Curhat dikit gpp ya :|
Oke gue mulai topik pembahasannya..
Malem ini gue sempet baca di KOMPAS.COM mengenai Mengapa Aplikasi di iOS Terlihat Lebih Baik dari Android? dan gue setuju dengan pendapat yang ada di artikel itu karena didalemnya ngebahas tentang per-coding-an nya juga..
Gue kutip dari artikel itu untuk alesan yang paling pertama..
Pertama, soal fragmentasi. Ketika menyusun kode-kode (coding) untuk aplikasi di iOS, pengembang menangani jumlah perangkat, ukuran layar, resolusi piksel, dan spesifikasi peranti keras yang sedikit. Hanya sebatas iPad, iPhone, dan iPod Touch.
Namun, ketika membuat aplikasi untuk Android, pengembang akan berhadapan dengan banyak sekali ukuran layar, resolusi piksel, dan spesifikasi dari vendor yang mengadopsi Android, baik ponsel cerdas maupun tablet.”Perangkat Android hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, resolusi layar yang berbeda, dan kecepatan hardware yang berbeda pula. Ini sebenarnya adalah rintangan besar,” kata pendiri perusahaan pembuat aplikasi Karma, Lee Linden.
Ia melanjutkan, seorang pengembang harus menguji aplikasinya di 20 perangkat yang berbeda ukuran layar dan resolusinya, yang berbeda prosesornya. “Ini pasti membuat pengembangan sebuah aplikasi berjalan lebih lambat,” tutur Linden.
Gue lebih menekankan ke bagian ini :
Namun, ketika membuat aplikasi untuk Android, pengembang akan berhadapan dengan banyak sekali ukuran layar, resolusi piksel, dan spesifikasi dari vendor yang mengadopsi Android, baik ponsel cerdas maupun tablet.
Gue juga pernah ngebahas di post gue tahun lalu tentang Kendala Yang Dihadapi Oleh Setiap Programmer dan dibagian Programmer Mobile gue sendiri juga nulis untuk masalah ukuran layar itu sendiri.. Dan menurut gue ya itu adalah masalah yang cukup serius yang dihadepin sama programmer mobile application dimana ia harus menyesuaikan si aplikasi agar bisa fit dengan ukuran dan resolusi layar yang beragam itu sendiri.. Dan itu juga jadi salah satu alesan kenapa gue lebih memilih untuk menjadi seorang developer iOS dibanding developer Symbian, Android, Windows Mobile, ataupun Blackberry..
TAPI! Menurut sepengetahuan gue selama ini, ternyata developer untuk Android dan Blackberry di Indonesia itu jauh lebih banyak dibanding developer untuk iOS.. Mungkin kalo ada website yang mau melakukan penelitian mengenai hal itu bakal bisa lebih jelas (gue udah sempet googling tapi sadly gak nemuin, mungkin buat temen2 yang nemuin bisa comment dan cantumin linknya)..
Gue cuma denger dari mulut client aja sebenernya.. Bukan cuma client, tapi juga manager IT di kantor gue dulu yang sempet bilang “Nyari programmer iOS di sini agak susah ki..” dan gue juga masih belom nemu komunitas iOS Developer Indonesia. Walaupun emang ada ID-ObjectiveC.org tapi menurut gue itu belum mewakili semua developer iOS yang ada di Indonesia..
Well, dari semua yang gue tulis diatas itu, gue jadi mikir kalo sebenernya orang2 Indonesia itu hebat.. Mereka lebih suka sesuatu yang lebih menantang.. Diliat dari minat mereka yang lebih tertarik berkecimpung di bidang develop aplikasi Android atau Blackberry aja itu udah WAH banget kalo menurut gue..
Jelas kan kalo develop aplikasi iOS itu gak menantang? Toh layar iPhone semua sama, sama juga kayak iPod dan iPad.. Yang ngebedain ya spesifikasi hardware dan storage nya aja..
Tapi kalo Android? Udah beda ukuran layar, beda spesifikasi, beda segala macemnya lah.. Dan harus gue akuin kalo itu emang lebih ribet..
Tapi gue masih bertanya2 di dalem hati sebenernya.. Kenapa sih milih kearah develop aplikasi untuk android? Kenapa gak untuk iOS juga aja? Toh pemasukkan bisa dobel.. =))
Read More
Menurut saya poin nomor 5 yang paling berpengaruh ;)
- 5:32 pm - Mon, Aug 20, 2012
#ngandroidFunKey
NgandroidFunKey adalah suatu ajang kompetisi membuat aplikasi secara serempak yang dilaksanakan dari tanggal 2 s.d 9 September 2012. Aplikasi yang akan dibuat peserta dilakukan secara bertahap dari mulai pengajuan proposal hingga aplikasi diupload ke Flexi Market agar siap didownload dan digunakan user. Tanggal 2 September 2012 peserta akan membuat prototype (purwarupa) aplikasi di BDV Telkom. Kemudian pada tanggal 3-8 September 2012, koding dilanjutkan di rumah/tempat masing2 (take home). Di hari terakhir minggu, 9 September 2012 peserta akan diminta membuat fitur tambahan dan mengupload aplikasi ke flexi market di BDV Telkom.
Aplikasi yang berhasil di upload peserta tidak dihak kepemilikannya oleh pihak penyelenggara, sehingga keuntungan atau royalti yang diperoleh dari market tetap menjadi milik peserta sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Flexi Market.
Tanggal 9 September 2012 merupakan acara finishing aplikasi berupa penambahan fitur permintaan sebagai bagian dari tantangan lomba dilaksanakan di Telkom BDV. Kemudian akan dilakukan upload aplikasi ke flexi market dan acara malam penjurian.
Peserta kompetisi adalah umum, developer android, pelajar atau mahasiswa, dan komunitas android di Indonesia. Peserta boleh mendaftar sebagai tim, satu tim terdiri dari maksimal 2 orang.
Peserta bebas memilih tema sendiri sesuai kreatifitas masing-masing. Kompetisi ini dijadikan ajang penyaluran bakat peserta untuk itu pilihlah tema yang bisa menjadikan aplikasi berguna bagi orang banyak. Aplikasi dengan ide yang unik, fitur memadai, tampilan menarik dan tujuan tepat guna, akan dipilih menjadi juaranya.
preview hadiahnya untuk tanggal 9 September 2012 :
-
Best 1st application sebesar Rp 5.000.000,00
-
Best 2nd application sebesar Rp 3.000.000,00
-
Best 3rd application sebesar Rp 2.000.000,00
Untuk Final Prizenya akan diumumkan di acara seminar di ITHB tanggal 29 September 2012 :
-
Top 1st download aplication sebesar Rp 10.000.000,00
-
Top 2nd download aplication sebesar Rp 5.000.000,00
Ikutin dan bentuk tim kalian untuk gabung di acara ini,
this is HIGLY RECOMENDED event. Don’t miss it!

- 2:22 pm
Android Market is becoming part of Google Play
Hello Android developer,
Today the Android ecosystem took a big step forward with the launch of Google Play, an integrated destination for apps, books, movies, and music. As a developer of Android apps, you are a key part of this new destination.
While there’s no change to your published products, development workflow, or distribution options, we’re writing to you as a partner to let you know more about the launch.

Play Store

What is Google Play?
Google Play is an integrated destination for apps, books, movies, and music, available on any Android device and to anyone on the Web.
With the launch, Google Play replaces and extends Android Market — users everywhere can now find all of their favorite apps and games in Google Play, with other digital content, all in one place.
What’s changing?
For users and developers, the transition to Google Play is seamless.
Users can sign into their existing accounts with the same credentials as before. They can find their favorite apps and games in our featured lists or browse the familiar top lists and categories. When users are ready to buy, they can do so instantly, using the same payment methods as before.
As a developer, you continue to use the Developer console to manage distribution of your apps just as before. Your accounts, published and draft apps, product information, prices, distribution controls, in-app products, and ratings all remain the same. If you use links to your apps in your promotional materials, those links will continue to bring users to your apps’ product pages on Google Play.
What’s changing is that we are investing in Google Play as a premium, integrated content destination, to bring more customers to the store and drive more downloads and purchases.
You can start sending customers to your products in Google Play right away. We’ve published updated brand assets and badges that you can use on your web site and promotional materials.
Welcome to Google Play
With Google Play, we’re investing to give you the customer base you need to build a successful business on Android. As we grow and promote Google Play around the world, we’ll be marketing your apps and games at the same time. Our policies have not changed and our goal is still the same — to give you a great, open marketplace for distributing Android apps.
(Source: android-developers.blogspot.com)
- 2:44 pm - Tue, Feb 7, 2012
Lowongan pekerjaan di GITS Indonesia
- 8:07 am

Saat ini Toresto telah memiliki data lebih dari 2400 tempat makan baik di Bandung maupun Jakarta. Nantinya bukan hanya Bandung-Jakarta saja, rencananya Toresto juga akan merambah kota-kota lain di Indonesia.
Toresto kini tersedia untuk smartphone berbasis Android. Untuk jenis lain seperti iPhone dan Nokia baru akan dirilis April tahun ini. Mari kita tunggu. Pastinya perburuan akan jadi makin menyenangkan.
- 12:40 am - Fri, Mar 25, 2011
- 4 notes
#droidlokal
Gunakan hashtag #droidlokal untuk sharing informasi seputar aplikasi lokal.
Berikan rating untuk aplikasi yang ada di Market. Jika terdapat iklan, klik dan lihat iklannya untuk dukung para developer Indonesia.
Berikut ini adalah daftar aplikasi lokal untuk aplikasi Android:
Read More